Langsung ke konten utama

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Iklan

Kumpulan puisi new

 Aku dan kamu adalah Kita...

Genggam tangan ku, genggam dengan erat.
Jangan pernah berpikir untuk melepaskannya.
Peluk tubuhku, peluk dengan erat.
Jangan pernah berhenti untuk melakukannya...

Sang Penuai Mimpi

Aku damai saat bersama mu,
Aku tenang berada di dekatmu.
Kamu adalah penyempurna hidupku.
Kamu adalah penutup segala kekurangan ku.

Tetaplah di sini, di sampingku.
Berjalan beriring di sisi ku.

Kamu adalah penopang, saat aku runtuh
Kamu adalah perekat saat aku pecah
Kamu adalah pereda, saat aku menangis
Kamu adalah penguat, saat aku rapuh

Tetaplah di sini, di sampingku
Bukan di belakangku, atau pun di depanku
Karena kita seiring, kita searah
Kita satu tujuan...

Bersama kita akan melewati keutuhan cinta
Bersama kita akan merejam segala nestapa
Bersama kita akan kuat, setegar karang

Jangan pernah berpikir untuk meninggalkan ku
Jangan pernah berpikir untuk melepaskan ku
Karena aku dan kamu adalah kita,
Menyatu, bersama, melebur
Hingga dunia pun menyerah, untuk memisahkan kita...

*****



Cinta tanpa syarat

Menatap mu dalam diam
Memuja mu dalam sepi
Mengagumi mu tanpa lelah
Mencinta mu tanpa syarat

Aku tak peduli, ketika senja berganti malam
Aku tak peduli, ketika sang bulan tertutup awan
Bagiku, kau adalah cahaya
Penerang dalam kelamnya hati ku.

Aku tak peduli, betapa pun kau tak pernah menyadarinya
Aku tak peduli, betapa pun kau tak peduli
Karena bagiku, mencintai mu adalah kebebasan

Aku bebas memiliki mu dalam angan terindah ku
Aku bebas memiliki mu,
Meski di dunia nyata, kita bukan siapa-siapa

Cinta memang seharusnya tanpa syarat
Tanpa syarat harus memiliki
Tanpa syarat harus bersama

Mencintai mu adalah keindahan
Meski memiliki mu bukanlah sebuah keharusan
Aku mencinta mu,
Tanpa syarat, tanpa harus

Dan biarkan semuanya, tetaplah seperti itu
Karena mencintai, tak harus selalu memiliki...

*****

Jangan Tersenyum Lagi

Ah, kau tersenyum lagi
Dan aku tak mampu membendung debaran di hati ku

Senyum mu terlalu manis
Senyum mu terlalu mempesona
Dan aku jatuh cinta

Kau tersenyum lagi,
Membuat ku hampir tak sadarkan diri
Ingin rasanya aku,
Merebahkan tubuhku dalam dekapan mu
Meraih hati mu,
Dan menyimpannya dalam hati ku
Selamanya ...

Kau begitu indah, sangat indah
Kau bagai lukisan,
Sebuah maha karya yang indah
Dan aku ingin memiliki mu

Aku mohon,
Jangan tersenyum lagi
Karena aku akan mati.
Mati oleh cinta mu
Mati oleh pesona mu

Biarkan aku tenggelam
Aku ingin tenggelam
Tenggelam dalam lautan keindahan cinta
Tenggelam dalam rasa yang begitu sempurna

Tuhan, satu kan rasa ini
Aku ingin bersamanya
Tak peduli,
Seberapa kuat dunia ini menentang
Tak peduli,
Seberapa lama aku harus menunggu

Tuhan,
Biarkan rasa ini menjadi nyata
Biarkan kami bersama
Karena aku selalu merindui senyumnya
Karena aku selalu terpana oleh senyumnya

 *****


 

Berhenti di Kamu

Biarkan ku cumbu bayang mu, di setiap malam ku
Biarkan ku dekap tubuh indah mu, di dalam angan ku

Keutuhan cinta yang aku rasakan untuk mu
Bak mentari yang selalu menentang malam
Kesempurnaan semua rasa ini
Bak purnama yang tertatih,
Mengumpulkan puing-puingnya setiap malam

Aku menginginkan mu,
Seperti senja yang tidak pernah bisa menghindari malam
Seperti bintang-bintang yang merindukan purnama

Lepaskan aku dari belenggu ini,
Belenggu cinta yang membuat ku terjerat,
Terjerat oleh hasrat ku sendiri

Aku terlalu menginginkan kamu
Bukan ketika senja,
Bukan ketika malam
Namun sepanjang waktu

Karena kau adalah
Akhir dari perjuangan ku
Dan semua rasa, berhenti di kamu...

****

Komentar

Iklan

Postingan populer dari blog ini

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Renungan Kehidupan : Kehendak-Nya pasti terjadi, Sebuah argumen tentang kita, dan Badai Fitnah

“ Kehendak-Nya Pasti Terjadi “ Janganlah kau mengeluh tentang sesuatu bencana yang menimpa-mu kepada siapapun, baik kepada kawan maupun lawan. Jangan pula menyalahkan Tuhan-mu atas semua takdir-Nya bagimu, dan atas ujian yang ditimpakan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya kepadamu, dan segala puji syukur atas semua itu. Kedustaanmu menyatakan puji syukurmu atas sesuatu rahmat yang sesungguhnya belum datang kepadamu, lebih baik ketimbang cerita-cerita mu perihal kepedihan hidup. Adakah ciptaan yang sunyi dari rahmat-Nya ? Allah Swt berfirman : “ Dan jika kamu hitung nikmat-nikmat Allah, kamu takkan sanggup menghitungnya.” (QS. 14 : 34). Betapa banyak nikmat yang telah kau terima dan tak kau sadari ! Jangan merasa senang dengan ciptaan, jangan menyenanginya, dan jangan menceritakan hal ihwal mu kepada siapapun. Cintamu harus kau tujukan hanya kepada-Nya. Merasa senanglah dengan-Nya, dan men...

Mengenal sosok Barry Prima aktor laga jadul Indonesia era 80-an

  Anda yang lahir di tahun 80-an, mungkin tidak asing dengan nama aktor laga Barry Prima . Namanya wara-wiri di berbagai film action di Indonesia kala itu. Barry Prima sangat identik dengan aksi-aksi laga yang dia bintangi pada eranya. Menginjak masa tua, eksistensi Barry prima pun belum luntur. Kemampuan akting Barry prima bukan hanya apik dalam memerankan aksi, dia juga pernah berperan sebagai sosok ustaz di salah satu judul sinetron. Di beberapa film yang dibintangi Barry prima, ia sering disandingkan dengan artis cantik nan seksi, Eva Arnaz . Mereka sering menjadi pasangan di film panas, horor, hingga laga. Film pertama yang mempertemukan mereka adalah film horor Serbuan Halilintar pada tahun 1979. Setelah itu dilanjutkan dengan film Jaka Sembung sang Penakluk (1981), Cewek Jagoan Beraksi Kembali (1981), dan Perempuan Bergairah (1982).  Seiring dengan berjalannya waktu, benih cinta akhirnya muncul di antara mereka berdua. Barry dan ...

Iklan