Langsung ke konten utama

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Iklan

Mengenal ikan channa maru yang lagi viral

Beberapa tahun belakangan ini, ada sejenis ikan gabus yang tiba-tiba menarik perhatian.

Ikan ini bernama Channa maru, untuk orang-orang di wilayah riau khususnya di kabupaten kampar, ikan ini dikenal dengan nama ikan jalai.

Sang penuai mimpi

Ikan channa maru adalah sejenis ikan gabus, yang hidup di air tawar atau air sungai.

Biasanya ikan ini hidup di rawa-rawa atau pun di air danau.

Ikan yang memiliki bentuk kepala menyerupai kepala ular ini, mempunyai daya tarik tersendiri bagi para penggemar ikan hias.

Corak pada kulit ikan channa maru yang bermotif-motif dan bermacam-macam, membuat ikan ini jadi sangat menarik untuk di pelihara di rumah.

Ikan channa maru termasuk ikan yang liar dan sejenis ikan predator. Ikan ini bisa memakan anaknya sendiri, dan ikan-ikan lainnya yang berada di sekitarnya.

Meski pun liar, ikan ini tidaklah terlalu berbahaya dan tidak terlalu ganas. Meski pun suka menggigit, namun gigitan ikan ini tidak membahayakan, karena tidak mengandung racun atau bisa.

Menurut sejarahnya, ikan channa maru, dulunya hanyalah sekumpulan ikan biasa, yang harganya tidak terlalu mahal. Bahkan para nelayan dulunya, hanya mengambil ikan ini yang berukuran besar, sementara anak-anaknya yang masih kecil tetap dibiarkan hidup di sungai.

Selain agar anak-anak ikan ini bisa berkembang, juga karena sebenarnya anak-anak ikan ini dulunya tidak berharga.

Ikan channa maru atau jalai ini, dulunya selalu dijadikan oleh sebagian masyarakat sebagai lauk dan di masak. Bisa di panggang, di goreng atau pun di gulai.

Rasa ikan ini juga sangat enak, berbeda dengan jenis-jenis ikan gabus lainnya.

Ikan ini dulunya juga sering di jual per kilogram, tapi harganya tidak terlalu mahal.

Namun sejak mulai banyak diminati, para nelayan yang menangkap ikan ini, tidak lagi memasaknya.

Mereka langsung menjualnya dengan cara penjualan per ekor. Tidak lagi per kilo.

Harga ikan ini juga beragam. Tergantung dari ukuran besar kecilnya dan juga kelincahannya.

Biasanya ikan channa maru yang berukuran besar akan di bandrol dengan harga yang fantastik.

Menurut keterangan dari salah seorang agen penampung ikan channa maru ini, harga ikan ini sesuai dengan kualitasnya.

Semakin bagus corak pada kulit ikan tersebut, maka semakin tinggi pula harga jualnya.

Dan ternyata ikan channa maru ini bisa dilatih, untuk mengikuti gerakan tangan kita.

Semakin lama ikan di pelihara dan dilatih di dalam aquarium, maka akan semakin besar kemungkinan untuk terjual dengan harga yang mahal.

Harga ikan bisa mencapai puluhan juta rupiah per ekonya.

Seekor induk channa maru, bisa menghasilkan ratusan anak dalam satu musim.

Anak-anak ikan ini berukuran sangat kecil, yakni bisa hanya sebesar jari kelingking atau telunjuk.

Namun ikan ini akan tumbuh besar hingga bisa mencapai berat puluhan kilogram.

Ikan channa maru atau jalai ini, punya kemampuan bertahan hidup yang sangat besar. Ia bisa bertahan hidup tanpa air, hampir setengah hari.

Ikan ini juga cukup liar, terutama saat ia baru saja di tangkap dari sungai.

Namun begitu ikan ini akan semakin jinak, dari waktu ke waktu jika kita mampu memeliharanya dengan baik.

Kita juga bisa melatihnya untuk melakukan gerakan-gerakan yang eksotik dan indah.

Semakin ikan ini terlatih, maka semakin tingga pula harganya.

Ikan channa maru yang terlatih dan memiliki corak yang indah, bisa terjual dengan harga puluhan juta.

Saat ini, keberadaan ikan ini sudah mulai langka.

Tapi masih banyak para nelayan yang mencarinya, karena harganya yang terus menanjak.

****

Demikianlah pembahasan singkat tentang ikan Channa maru yang sedang viral dan memiliki harga yang tingga saat ini.

Semoga informsi singkat ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Terima kasih sudah menyimak sampai selesai.

Salam sukses untuk anda semua.

*****

Simak artikel lainnya :

Mengenal pikiran bawah sadar

Tonton video motivasi melalui link berikut :

Cara menghadapi stress

Simak artikel lainnya :

7 Rahasia rejeki melimpah 

7 makanan alami yang bikin awet muda

Komentar

Iklan

Postingan populer dari blog ini

Mengenal sosok Jamal Mirdad aktor legendaris Indonesia

Jamal Mirdad (lahir 7 Mei 1960) adalah seorang aktor, penyanyi dan politikus Indonesia. Ia merupakan salah satu aktor yang memenangkan Piala Citra kategori Pemeran Utama Pria terbaik, bersamaan dengan pemeran utama wanita dalam film yang sama, yakni bersama Lydia Kandou pada tahun 1992, untuk film Ramadhan dan Ramona. Bakat menyanyinya ditemukan oleh pencipta lagu A. Riyanti, saat Jamal mengabdi kepada keluarga tersebut, pada era 1980 han. Di awal kariernya, ia lebih banyak menyanyikan lagu-lagu ciptaan A. Riyanto. Jamal Mirdad pernah dipertemukan dengan istrinya, Lydia kandou, saat sama-sama berperan dalam film Ramadan dan Ramona (1992). Perkawinannya dengan Lydia tidak mendapatkan restu dari orang tua Lydia, lantaran keduanya berbeda agama. Anak-anaknya sekarang mengikuti jejak ayah-ibunya sebagai pemeran, yaitu Nana Mirdad dan Naysila Mirdad.  Dan setelah mengarungi bahtera keluarga selama 26 tahun, pada tanggal 8 Maret 2013, melalui kuasa hukumnya, Lydia Kandou memasukan...

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Renungan Kehidupan : Kehendak-Nya pasti terjadi, Sebuah argumen tentang kita, dan Badai Fitnah

“ Kehendak-Nya Pasti Terjadi “ Janganlah kau mengeluh tentang sesuatu bencana yang menimpa-mu kepada siapapun, baik kepada kawan maupun lawan. Jangan pula menyalahkan Tuhan-mu atas semua takdir-Nya bagimu, dan atas ujian yang ditimpakan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya kepadamu, dan segala puji syukur atas semua itu. Kedustaanmu menyatakan puji syukurmu atas sesuatu rahmat yang sesungguhnya belum datang kepadamu, lebih baik ketimbang cerita-cerita mu perihal kepedihan hidup. Adakah ciptaan yang sunyi dari rahmat-Nya ? Allah Swt berfirman : “ Dan jika kamu hitung nikmat-nikmat Allah, kamu takkan sanggup menghitungnya.” (QS. 14 : 34). Betapa banyak nikmat yang telah kau terima dan tak kau sadari ! Jangan merasa senang dengan ciptaan, jangan menyenanginya, dan jangan menceritakan hal ihwal mu kepada siapapun. Cintamu harus kau tujukan hanya kepada-Nya. Merasa senanglah dengan-Nya, dan men...

Iklan