Langsung ke konten utama

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Iklan

Seorang pendosa yang terombang-ambing kodrat Tuhan...

Aku adalah aku..

tiada siapa pun yang bisa mengubah hal tersebut.

Aku tidak sempurna..

Aku juga bukan orang baik..

Aku hanyalah sesosok manusia, yang kadang merasa terombang-ambing oleh kodrat Tuhan.

Aku telah berusaha melakukan yang terbaik yang aku bisa..

Tapi pada kenyataannya, semua itu ternyata belum cukup..

Mungkin butuh perjuangan yang lebih keras lagi, butuh usaha yang tidak mengenal lelah..

*****

Aku adalah aku..

Seorang pendosa yang terombang-ambing kodrat Tuhan.

Mencoba bangkit pada setiap keterpurukan ku, pada setiap kehancuran ku...

Mereka yang datang dalam hidupku, mereka yang hanya singgah dalam hidup ku,

Selalu memberikan pelajaran yang berharga..

Baik buruk nya, akan selalu memberikan pengalaman baru dalam hidup ku....

****

Aku tidak pernah menyesali apa yang telah terjadi dalam hidup ku..

Karena aku selalu percaya, takdir tidak pernah salah dalam memilih peranannya..

Apa pun yang telah terjadi, semua memang sudah di takdirkan..

Setiap orang hidup sesuai takdirnya masing-masing...

Jadi jangan pernah menghujat siapa pun, seperti apa pun kondisi mereka.

Karena kita tidak pernah tahu, apa yang telah mereka lewati sebenarnya..

****

Jujur.... sampai saat ini,

Aku masih sering bertanya pada diriku sendiri..

Apa sebenarnya yang aku cari dalam hidup ini?

Mau kemana aku sebenarnya?

Dan siapa aku sebenarnya?

Aku tak pernah menemukan jawabannya..

Bukan karena aku tidak punya tujuan dalam hidup ini,

Bukan pula karena aku tidak tahu harus berbuat apa..

Tapi pada kenyataannya,

Aku tidak selalu bisa mengendalikan diriku sendiri..

Kadang aku hilang arah,

Kadang aku hilang kendali..

Aku berputar di tempat yang sama...

****

Kadang aku lelah dengan hidup ini..

Masalah datang silih berganti..

Tak ada kah tempat untuk orang-orang seperti ku di dunia ini?

Tak pantaskah aku merasakan bahagia?

Terlalu banyak tanya, dan tak pernah ku temukan jawabannya..

****

Aku terpaku dalam diam ku..

Sepi dan sendiri..

Selalu saja begitu..

Entah kapan semua ini akan berakhir..

Entah kapan aku akan menemukan jawabannya..

Aku lelah..

Aku benar-benar lelah..

Tak berdaya menghadapi kenyataan..

Capek harus berpura-pura setiap harinya..

Berpura-pura kalau semuanya baik-baik saja..

*****

Jujur...

Aku tak sanggup lagi menjalani semua ini..

Aku ingin menyerah..

Tapi adakah pilihan menyerah dalam hidup ini?

Menyerah berarti mati..

Dan aku hanyalah seorang pendosa yang terombang-ambing kodrat Tuhan..

Tak kuasa atas hidup ku sendiri..

Aku hanya bisa berpasrah diri, atas semua takdir yang telah di tetapkan untuk ku..

****

Tuhan, kini semua terserah pada-Mu..

Engkau yang memiliki kehidupan ini..

Engkau yang menguasai semuanya..

Dan aku tak berdaya melawan takdir-Mu..

Aku lemah..

****

Aku hanya seorang pendosa yang terombang-ambing kodrat Tuhan..

Aku hanya manusia lemah yang harus berusaha keras setiap harinya, agar tetap terlihat baik-baik saja..

Aku berusaha tegar, aku berusaha kuat..

Tapi, sekali lagi, aku sudah tak mampu mengendalikan kemudinya..

Aku terbawa arus kehidupan..

Aku terbuai dalam gelimangan dosa yang tak bisa aku cegah..

Aku rapuh..

****

Tuhan...

Dimanakah bahagia itu?

Kemanakah lagi aku akan mencarinya?

Apa lagi kah yang harus aku lakukan untuk bisa menemukannya?

Tak cukupkah semua perjuangan ku selama ini?

Dan jika semuanya hanya untuk sebuah kesia-siaan,

untuk apa aku harus terus bertahan, pada keadaan yang tidak aku inginkan ini..

****

Tuhan..

Pada akhirnya, aku hanya bisa berpasrah.. berserah diri pada semua takdir-Mu..

Aku hanya berharap, semoga semua ini segera berlalu..

Dan pada akhirnya aku akan menemukan apa yang aku cari,

Dan mendapatkan semua yang aku inginkan dalam hidup ini..

Semoga saja..

Ya... semoga saja..

****

Komentar

Iklan

Postingan populer dari blog ini

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Renungan Kehidupan : Kehendak-Nya pasti terjadi, Sebuah argumen tentang kita, dan Badai Fitnah

“ Kehendak-Nya Pasti Terjadi “ Janganlah kau mengeluh tentang sesuatu bencana yang menimpa-mu kepada siapapun, baik kepada kawan maupun lawan. Jangan pula menyalahkan Tuhan-mu atas semua takdir-Nya bagimu, dan atas ujian yang ditimpakan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya kepadamu, dan segala puji syukur atas semua itu. Kedustaanmu menyatakan puji syukurmu atas sesuatu rahmat yang sesungguhnya belum datang kepadamu, lebih baik ketimbang cerita-cerita mu perihal kepedihan hidup. Adakah ciptaan yang sunyi dari rahmat-Nya ? Allah Swt berfirman : “ Dan jika kamu hitung nikmat-nikmat Allah, kamu takkan sanggup menghitungnya.” (QS. 14 : 34). Betapa banyak nikmat yang telah kau terima dan tak kau sadari ! Jangan merasa senang dengan ciptaan, jangan menyenanginya, dan jangan menceritakan hal ihwal mu kepada siapapun. Cintamu harus kau tujukan hanya kepada-Nya. Merasa senanglah dengan-Nya, dan men...

Mengenal sosok Barry Prima aktor laga jadul Indonesia era 80-an

  Anda yang lahir di tahun 80-an, mungkin tidak asing dengan nama aktor laga Barry Prima . Namanya wara-wiri di berbagai film action di Indonesia kala itu. Barry Prima sangat identik dengan aksi-aksi laga yang dia bintangi pada eranya. Menginjak masa tua, eksistensi Barry prima pun belum luntur. Kemampuan akting Barry prima bukan hanya apik dalam memerankan aksi, dia juga pernah berperan sebagai sosok ustaz di salah satu judul sinetron. Di beberapa film yang dibintangi Barry prima, ia sering disandingkan dengan artis cantik nan seksi, Eva Arnaz . Mereka sering menjadi pasangan di film panas, horor, hingga laga. Film pertama yang mempertemukan mereka adalah film horor Serbuan Halilintar pada tahun 1979. Setelah itu dilanjutkan dengan film Jaka Sembung sang Penakluk (1981), Cewek Jagoan Beraksi Kembali (1981), dan Perempuan Bergairah (1982).  Seiring dengan berjalannya waktu, benih cinta akhirnya muncul di antara mereka berdua. Barry dan ...

Iklan