Langsung ke konten utama

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Iklan

Sebuah Pelajaran Berharga ...

Seorang pemburu memasuki hutan untuk mencari binatang yang bisa dipakai untuk makan keluarganya hari itu. Tetapi tidak seperti biasanya, ia tidak menemukan binatang yang cukup besar, yang bisa mengobati rasa lapar keluarganya.



Sang Penuai Mimpi


 

Dalam kebingungannya itu, ia melihat seekor burung dan berhasil menangkapnya. Lumayan untuk pengganjal perut sambil mencari buruan yang lebih besar, begitu mungkin pemikirannya.

Tetapi tanpa di sangkanya, tiba-tiba burung itu berbicara layaknya manusia,

"apa yang engkau inginkan dengan menangkapku ini?"

"aku akan menyembelih dan memekanmu..." jawab si pemburu tersebut.

Burung itu berkata lagi, "itu tidak akan menyelesaikan masalah, aku tidak akan bisa mengobati rasa laparmu! Tetapi aku akan memberikan tiga pelajaran berharga kepadamu, pertama saat aku ada di tanganmu (masih ditangkap), kedua saat aku berada di atas pohon, dan ketiga saat aku telah ada di atas bukit."

Sang pemburu yang memang cukup penasaran dengan adanya burung yang bisa berbicara itu, langsung saja berkata, "jelaskan pelajaran yang pertama!"

Sang burung berkata, "janganlah engkau merasa sedih dan menyesal dengan sesuatu yang telah lepas darimu..."

Sejenak sang pemburu merenungi ucapannya itu, kemudian berkata, "Apakah pelajaran yang kedua?"

Sang burung berkata, "lepaskan dulu aku!"

Si pemburu segera melepaskannya, dan burung itu hinggap di atas dahan, lalu berkata, "wahai manusia! janganlah engkau meyakini bahwa sesuatu itu ada, padahal hakekatnya tidak ada."

Kemudian burung itu terbang lebih jauh dan hinggap di bukit. Tanpa diminta burung itu berkata lagi, "wahai manusia, andai kata engkau jadi menyembelih diriku, engkau akan menemukan dua intan di paruhku, yang masing-masing beratnya 77,88 gram..."

Pemburu itu terkejut mendengar perkataan sang burung, ia sangat sedih dan menyesal, tetapi tidak mungkin ia menangkapnya lagi karena burung itu telah cukup jauh di atas bukit. Tetapi seperti teringat sesuatu, ia berkata, "wahai burung, apakah pelajaran ketiga yang engkau janjikan?"

Burung itu tertawa dan berkata, "wahai manusia, baru saja engkau memperoleh dua pengajaran, dan daam sesaat ini engkau telah melanggar (melupakan)nya. Mengapa pula engkau bersedih telah melepaskanku? Dan bagaimana mungkin engkau begitu saja mempercayai ada dua butir intan di paruhku? Berat tubuhku tidak sampai 77,88 gram, bagaimana bisa ada dua intan masing-masing beratnya 77,88 gram?"

Sang pemburu tampak termangu-mangu mendengarnya, kemudian sang burung berkata lagi,

"itulah gambarab kehidupan dunia, suka atau tidak, sengaja atau tidak, pada akhirnya engkau harus melepaskannya juga. Begitu juga dengan segala janji keindahan dan kenikmatannya, pada hakekatnya hanya tipuan semata. Karena itu, berupayalah dengan sungguh-sungguh untuk meraih sesuatu yang engkau tidak akan pernah terlepas darinya, dan sesuatu yang kenikmatannya akan selalu engkau rasakan tanpa akhir!"


Sekian ..

Sumber (Apl : Kisah hikmah Islami)

Baca juga :

Kisah Nabi Adam a.s dan Hawa

 Kisah Nabi Idris As

Kisah Nabi Ibrahim As

Kisah Nabi Nuh As

Komentar

Iklan

Postingan populer dari blog ini

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Renungan Kehidupan : Kehendak-Nya pasti terjadi, Sebuah argumen tentang kita, dan Badai Fitnah

“ Kehendak-Nya Pasti Terjadi “ Janganlah kau mengeluh tentang sesuatu bencana yang menimpa-mu kepada siapapun, baik kepada kawan maupun lawan. Jangan pula menyalahkan Tuhan-mu atas semua takdir-Nya bagimu, dan atas ujian yang ditimpakan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya kepadamu, dan segala puji syukur atas semua itu. Kedustaanmu menyatakan puji syukurmu atas sesuatu rahmat yang sesungguhnya belum datang kepadamu, lebih baik ketimbang cerita-cerita mu perihal kepedihan hidup. Adakah ciptaan yang sunyi dari rahmat-Nya ? Allah Swt berfirman : “ Dan jika kamu hitung nikmat-nikmat Allah, kamu takkan sanggup menghitungnya.” (QS. 14 : 34). Betapa banyak nikmat yang telah kau terima dan tak kau sadari ! Jangan merasa senang dengan ciptaan, jangan menyenanginya, dan jangan menceritakan hal ihwal mu kepada siapapun. Cintamu harus kau tujukan hanya kepada-Nya. Merasa senanglah dengan-Nya, dan men...

Mengenal sosok Barry Prima aktor laga jadul Indonesia era 80-an

  Anda yang lahir di tahun 80-an, mungkin tidak asing dengan nama aktor laga Barry Prima . Namanya wara-wiri di berbagai film action di Indonesia kala itu. Barry Prima sangat identik dengan aksi-aksi laga yang dia bintangi pada eranya. Menginjak masa tua, eksistensi Barry prima pun belum luntur. Kemampuan akting Barry prima bukan hanya apik dalam memerankan aksi, dia juga pernah berperan sebagai sosok ustaz di salah satu judul sinetron. Di beberapa film yang dibintangi Barry prima, ia sering disandingkan dengan artis cantik nan seksi, Eva Arnaz . Mereka sering menjadi pasangan di film panas, horor, hingga laga. Film pertama yang mempertemukan mereka adalah film horor Serbuan Halilintar pada tahun 1979. Setelah itu dilanjutkan dengan film Jaka Sembung sang Penakluk (1981), Cewek Jagoan Beraksi Kembali (1981), dan Perempuan Bergairah (1982).  Seiring dengan berjalannya waktu, benih cinta akhirnya muncul di antara mereka berdua. Barry dan ...

Iklan