Langsung ke konten utama

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Iklan

Sinopsis film : Back To The Future (1985)

Film, Back to the future, bercerita tentang, seorang pemuda yang tersesat ke masa lalu. Dimana ia berada di masa 30 tahun yang lalu.

Hal itu terjadi, ketika tanpa sengaja, ia menggunakan mesin waktu, yang dibuat oleh seorang profesor eksentrik.

Pemuda tersebut, harus berjuang untuk mempersatukan kedua orangtuanya, yang hampir terpisah.

Bagaimanakah keseruan dari film bergenre, komedi drama ini?

Mari kita simak!

Film Back to the future

 

Namun sebelumnya, jangan lupa untuk follow blog ini ya, agar adminnya lebih semangat lagi, membahas film-film berikutnya.

Diceritakan seorang pemuda urakan, bernama,

Marty,

yang merasa hidupnya kurang beruntung, selalu dianggap bodoh dan tidak punya masa depan.

Marty merasa, semua kesialan hidupnya, berasal dari kedua orangtuanya.

Sang ayah yang selalu dilecehkan oleh atasannya, dan ibunya yang selalu mengekangnya.

Marty juga punya seorang saudara laki-laki dan seorang saudara perempuan, yang juga merasa tidak beruntung, seperti dirinya.

Namun demikian, Marty mempunyai seorang kekasih yang cantik dan juga sangat mencintainya. Kekasihnya inilah yang selalu memberi dukungan untuk Marty.

Sebenarnya, Marty, punya impian yang sangat besar dalam hidupnya, namun ia selalu merasa gagal.

Marty, berteman dengan seorang profesor, bernama,

Profesor Emmet,

Marty biasa memanggilnya,

Doc.

Doc, seorang profesor nyentrik dan juga urakan, yang selalu gagal dalam setiap eksperimen yang ia ciptakan,

Suatu malam, Doc, hendak memperlihatkan kepada Marty, hasil ciptaan terbarunya. Yakni sebuah mesin waktu, yang bisa menembus waktu ke masa lalu.

Sebagai percobaan pertama, Doc, menjadikan anjing peliharaannya, sebagai uji coba alatnya tersebut.

Doc, juga meminta Marty, untuk merekam hasil pekerjaannya tersebut.

Percobaannya dengan si anjing, ternyata berhasil

Doc, ingin mencoba sendiri mesin waktu tersebut. Dan menyetel waktunya, hingga 30 tahun ke masa lalu.

Namun, sebelum doc, sempat menggunakan alat tersebut. Mereka tiba-tiba diserang oleh sekolompok teroris, yang ternyata memang mencari Doc, karena Doc, telah menipu mereka dengan menjual senjata palsu.

Para teroris, menembaki Doc, secara bertubi-tubi. Doc, pun tewas seketika.

Melihat kejadian tersebut, Marty, pun berusaha kabur, dengan menggunakan mobil, yang telah dipasangkan mesin waktu tersebut.

Marty berusaha lari dari kejaran para teroris, dan memacu mobilnya sangat kencang, yang mengakibatkan ia menabrak sebuah rumah penduduk.

Marty, berhasil kabur dari para teroris, namun kemudian, ia diserang penduduk, karena menganggap kehadiran Marty sangat aneh dan membuat kegaduhan.

Marty memacu kembali mobilnya, menuju ke perumahan tempat ia tinggal selama ini.

Namun, betapa kagetnya Marty, saat ia berada disana perumahan tersebut, ia tidak melihat sebuah rumah pun berdiri disana.

Disana, justru Marty melihat, perumahan tersebut baru saja akan dibangun.

Marty kebingungan, dan mencoba mencari tahu, apa yang sedang terjadi sebenarnya.

Tapi mobilnya tiba-tiba ngadat, yang membuat Marty harus berjalan kaki.

Marty berjalan di tengah kota, yang tiba-tiba terasa asing baginya.

Sampai akhirnya, Marty menemukan sebuah koran, yang menjelaskan, kalau ia saat ini berada pada masa 30 tahun yang lalu. Dimana bahkan, kedua orangtunya belum saling kenal.

Marty, mencoba untuk tidak percaya. Tapi kenyataan disekelilingnya, ia memang berada di masa lampau, dimana orang-orang masih terlihat kuno baginya.

Sampai akhirnya, di sebuah kafe, tanpa sengaja, Marty bertemu ayahnya, yang masih sangat muda.

Ia mengetahui ayah mudanya itu bernama,

Goerge.

Marty melihat, bagaimana ayahnya sedang dilecehkan oleh beberapa orang teman-temannya.

Karena masih penasaran, Marty mencoba mengikuti, Goerge.

Namun sebuah kecelakaan terjadi. Sebuah mobil hampir menabrak, Goerge, tapi Marty berhasil menyelamatkan Goerge. Yang mengakibatkan, justru Marty yang akhirnya tertabrak. Marty pun pingsan dan tak sadarkan diri. Goerge segera berlari dari situ.

Tak lama kemudian, Marty pun tersadar dari pingsannya. Ia berharap, semua mimpi buruk yang baru saja ia lalui, telah berakhir.

Saat ia kemudian merasa mendengar suara ibunya membangunkannya.

Namun, betapa kagetnya Marty, ketika ia melihat sang ibu, yang masih sangat muda, cantik dan masih kurus.

Ternyata, yang menabrak Marty, adalah bakal calon kakeknya sendiri. Mereka bahkan belum mengenal Marty sama sekali.

Marty semakin keheranan, karena justru sang Ibu, yang ia ketahui bernama,

Lorra.

Memperlihatkan sikap sangat tertarik pada Marty.

Lorra, bahkan tidak segan-segan menunjukkan rasa sukanya pada Marty.

Lorra akhirnya jatuh cinta pada Marty. Yang sebenarnya adalah anaknya sendiri, meski ia tidak mengetahuinya.

Marty semakin merasa takut, melihat sikap Lorra padanya. Marty pun kabur dari rumah tersebut, untuk menghindari Lorra.

Marty, mencoba menemui Profesor Emmet, sang, Doc muda, meski tidak terlalu muda.

Beruntunglah, Doc, masih tinggal di rumahnya di masa depan, sehingga Marty bisa langsung bertemu dengannya.

Marty, menceritakan semua kejadian yang menimpanya. Tapi, Doc, yang memang belum mengenal Marty, tentu saja tidak percaya, dan menganggap Marty hanya berbohong padanya.

Tapi, Marty, terus berusaha, untuk meyakinkan, Doc. Marty pun menceritakan sebuah kejadian, yang pernah diceritakan Doc, padanya di masa depan. Doc, kemudian merasa yakin, karena cerita tersebut, memang belum pernah ia ceritakan pada siapa pun.

Doc, merasa sangat bangga, karena mengetahui, kalau di masa depan, akhirnya ia bisa menciptakan sesuatu, setelah selama ini, ia selalu gagal.

Marty, meminta tolong kepada Doc, untuk mengembalikannya ke masa depan. Doc, bersedia membantunya. Tapi Doc, tidak punya cukup bahan untuk bisa menggunakan, mesin waktu tersebut.

Sampai akhirnya, mereka pun menemukan cara, agar mesin waktu tersebut bisa berfungsi dan bisa mengembalikan Marty ke masa depan.

Tapi mereka butuh waktu seminggu, untuk bisa menggunakan alat tersebut.

Selama masa seminggu itulah, banyak peristiwa yang terjadi pada Marty.

Lorra, yang sudah tergila-gila pada Marty, selalu berusaha untuk bisa mendekati dan mendapatkan Marty. Tapi Marty selalu berusaha menghindar.

Marty, pun mendekati, Goerge, yang sebenarnya juga menyukai Lorra. Marty, berusaha meyakinkan Goerge, kalau Lorra juga menyukai Goerge.

Marty harus bisa membuat, Lorra dan Goerge saling jatuh cinta. Karena, kalau ia gagal menyatukan mereka berdua, maka Marty tidak pernah ada, dan itu artinya ia dan saudara-saudaranya akan musnah.

Perjuangan Marty tidaklah muda. Selain Goerge, yang tidak pernah merasa percaya diri, dan terlalu takut ditolak. Dan juga, Lorra, sudah terlanjur jatuh hati pada Marty.

Apa lagi, dalam usaha Marty untuk menyatukan kedua orangtuanya, ia selalu dihalangi oleh salah seorang teman sekolah goerge, yang selama ini, selalu mengganggu goerge, juga ternyata ia menyukai Lorra.

Orang itu, bernama,

Biff tanen.

Ia dan gerombolannya selalu berusaha, untuk membuat Goerge terlihat buruk di depan Lorra.

Menurut cerita ibunya di masa depan, pertemuan antara ibu dan ayahnya terjadi, ketika sang ayah tak sengaja tertabrak oleh ayah Lorra.

Tapi kejadian tersebut, telah digagalkan oleh Marty tanpa sengaja. Yang membuat keduanya, masih belum saling dekat.

Pada suatu pesta, Marty yang dengan terpaksa pergi bersama Lorra. Sebenarnya telah mengatur rencana bersama Goerge, dalam upayanya untuk menyatukan mereka berdua.

Lorra, yang merasa bahagia, akhirnya bisa pergi bersama Marty, mencoba merayu Marty.

Saat Lorra, mencoba mencium Marty, ia merasa, kalau ia seakan sedang mencium saudaranya sendiri, yang membuat Marty merasa lega. Karena ia hampir tidak bisa menolak lagi keinginan Lorra padanya.

Saat itulah, Biff tanen dan gerombolannya datang mengganggu mereka.

Biff tanen, mencoba merayu Lorra, sementara Marty di tahan oleh gerombolannya.

Tak lama kemudian, datanglah Goerge, yang melihat Lorra di dalam mobil bersama Biff tanen.

Lorra berusaha menyelamatkan diri dari cengkeraman Biff tanen. Sementara, Marty, telah disekap oleh gerombolan tadi, di dalam sebuah mobil lain.

Goerge datang, kemudian berusaha mencegah perbuatan Biff tanen pada Lorra. Meski awalnya, Goerge merasa takut, tapi ia ingat akan ucapan Marty, tentang sebuah keberanian, ia pun nekat memukul Biff tanen, yang mengakibatkan Biff tanen, tersungkur dan tak sadarkan diri.

Lorra, pun terkesan melihat keberanian Goerge. Ia mulai merasa tertarik pada Goerge.

Marty berhasil bebas dari sekapannya, ia pun melihat kejadian tersebut.

Tugas Marty selanjutnya, ialah membuat Goerge dan Lorra berciuman pada acara pesta tersebut. Sementara waktunya semakin habis.

Karena kalau Marty gagal membuat mereka berdua jadian malam itu, ia akan musnah.

Marty tampil diatas panggung, dan bernyanyi dengan lagu yang romantis, agar Lorra dan Goerge bisa berdansa dan saling berciuman.

Tak lama kemudian, Goerge pun mencium Lorra, yang membuat Marty tersenyum lega.

Marty pun pamit pada Lorra dan Goerge, yang akhirnya resmi jadian.

Sementara, Doc, sudah sejak tadi menanti kedatangan Marty. Doc, yang sudah menemukan cara agar bisa mengembalikan Marty ke masa depan, harus berjuang keras.

Marty, berusaha memberitahu, Doc. Kalau di kejadian masa depan, Doc tewas oleh para teroris.

Tapi, Doc, tidak ingin mendengar apapun, tentang kejadian di masa depan.

Marty, akhirnya menulis sebuah surat, dan meletakkannya secara diam-diam, di saku baju, Doc.

Tapi Doc mengetahuinya, dan merobek surat tersebut.

Marty kecewa, tapi ia harus segera kembali ke masa depan. Marty menyetel ulang mesin waktu, agar ia bisa menyelamatkan doc, di masa depan.

Setelah perjuangan yang berat, Doc, akhirnya berhasil membuat, Marty kembali ke masa depan.

Marty yang telah menyetel waktu, sepuluh menit sebelum kematian Doc, pun tiba di masa depan dengan selamat.

Tapi, sekali lagi, mobil yang dikendarainya pun mogok.

Ia berlarian, untuk bisa menyelamatkan Doc. Tapi tetap saja ia gagal, karena Doc, tetap ditembaki oleh para teroris, sebelum Marty bisa memperingatkannya.

Marty, mendekati, Doc, yang terbaring tak sadarkan diri.

Namun, sesaat kemudian, tiba-tiba, Doc terbangun.

Marty yang meras kaget, melihat Doc membuka bajunya. Ternyata, Doc, telah memakai baju anti peluru.

Marty merasa heran, kenapa Doc bisa tahu, dan sudah mengantisipasi kejadian tersebut.

Doc, pun memperlihatkan secarik kertas usang, yang ditulis Marty di masa lalu. Ternyata, Doc, tidak merobek surat tersebut.

Mereka berdua pun selamat.

Saat marty terbangun, di pagi harinya. Ia merasa ada keanehan di rumahnya. 

Rumahnya yang tadinya, hanya sebuah rumah sederhana, sekarang tiba-tiba, menjadi sebuah rumah gedongan dan mewah.

Saudara-saudaranya juga terlihat sangat sukses dan berbahagia.

Sampai Marty melihat kedua orangtuanya, yang juga terlihat sangat berbeda.

Ibunya yang tadinya gendut, sekarang terlihat langsing dan cantik. Sementara sang Ayah terlihat sangat bahagia dan percaya diri. Mereka terlihat sangat bahagia, dan hidup suskes.

Kehidupannya benar-benar berubah. Mereka tiba-tiba menjadi orang kaya dan sukses.

Di luar rumah, Marty melihat, Biff tanen, sedang membersihkan mobil mereka. Ternyata, Biff Tanen, yang tadinya selalu melecehakn ayahnya, justru jadi pembantu di rumah mereka.

Marty pun melihat sebuah mobil yang selama ini selalu ia impikan, berada di garasi rumahnya.

Ia juga bertemu kekasihnya kembali, yang terheran-heran, melihat tingkah aneh Marty pagi itu.

Tapi Marty segera sadar, bahwa semuanya memang telah berubah.

Perjalanannya ke masa lalu, telah merubah masa depannya.

Ternyata, tindakan dan perubahan kecil yang di lakukan ayahnya di masa lalu, telah membuat perubahan sangat besar, dalam kehidupan mereka di masa depan.

Kuncinya, hanya harus fokus dan percaya diri.

Jadi, kita harus berani bertindak dan mencoba, sebelum orang lain memanfaatkan kita, untuk kepentingan dirinya sendiri.

Begitu kira-kira, pesan moral, dari cerita film,

Back to the future,

 yang berdurasi, kurang lebih 110 menit tersebut.

Demikian alur cerita, Film,

Back to the future.

Lebih dan kurangnya, admin mohon maaf ya.

Terima kasih, sudah menonton sampai selesai.

Semoga terhibur, dan semoga, bermanfaat.

Salam hangat selalu, untuk kalian semua.


 

Baca juga :

Alur cerita film the reader (2008)

Komentar

Iklan

Postingan populer dari blog ini

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Renungan Kehidupan : Kehendak-Nya pasti terjadi, Sebuah argumen tentang kita, dan Badai Fitnah

“ Kehendak-Nya Pasti Terjadi “ Janganlah kau mengeluh tentang sesuatu bencana yang menimpa-mu kepada siapapun, baik kepada kawan maupun lawan. Jangan pula menyalahkan Tuhan-mu atas semua takdir-Nya bagimu, dan atas ujian yang ditimpakan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya kepadamu, dan segala puji syukur atas semua itu. Kedustaanmu menyatakan puji syukurmu atas sesuatu rahmat yang sesungguhnya belum datang kepadamu, lebih baik ketimbang cerita-cerita mu perihal kepedihan hidup. Adakah ciptaan yang sunyi dari rahmat-Nya ? Allah Swt berfirman : “ Dan jika kamu hitung nikmat-nikmat Allah, kamu takkan sanggup menghitungnya.” (QS. 14 : 34). Betapa banyak nikmat yang telah kau terima dan tak kau sadari ! Jangan merasa senang dengan ciptaan, jangan menyenanginya, dan jangan menceritakan hal ihwal mu kepada siapapun. Cintamu harus kau tujukan hanya kepada-Nya. Merasa senanglah dengan-Nya, dan men...

Mengenal sosok Barry Prima aktor laga jadul Indonesia era 80-an

  Anda yang lahir di tahun 80-an, mungkin tidak asing dengan nama aktor laga Barry Prima . Namanya wara-wiri di berbagai film action di Indonesia kala itu. Barry Prima sangat identik dengan aksi-aksi laga yang dia bintangi pada eranya. Menginjak masa tua, eksistensi Barry prima pun belum luntur. Kemampuan akting Barry prima bukan hanya apik dalam memerankan aksi, dia juga pernah berperan sebagai sosok ustaz di salah satu judul sinetron. Di beberapa film yang dibintangi Barry prima, ia sering disandingkan dengan artis cantik nan seksi, Eva Arnaz . Mereka sering menjadi pasangan di film panas, horor, hingga laga. Film pertama yang mempertemukan mereka adalah film horor Serbuan Halilintar pada tahun 1979. Setelah itu dilanjutkan dengan film Jaka Sembung sang Penakluk (1981), Cewek Jagoan Beraksi Kembali (1981), dan Perempuan Bergairah (1982).  Seiring dengan berjalannya waktu, benih cinta akhirnya muncul di antara mereka berdua. Barry dan ...

Iklan