Selamat datang kembali di channel cerita kehidupan plus.
Terima kasih sudah mampir.
Kali ini kita akan membahas ringkasan cerita film drama romantis yang berjudul, "me before you".
Sebuah film cinta yang sangat menarik untuk disimak.
Film ini menceritakan tentang hubungan percintaan yang pelik antara seorang perawat yang cantik dengan seorang laki-laki cacat, yang di rawatnya.
Sang laki-laki cacat ini, ternyata sudah mendaftarkan diri pada sebuah organisasi bunuh diri di Swiss, karena penyakit yang di deritanya tidak akan bisa disembuhkan.
Sang perawat yang baru mengetahui hal itu, berusaha untuk mencegah niat sang lelaki tersebut.
Berhasilkah sang perawat? Sementara cinta mulai tumbuh dan bersarang di antara keduanya.
Dan bagaimanakah jalan cerita film yang berdurasi kurang lebih 110 menit ini?
Mari kita sakiskan bersama.
Namun sebelumnya, jangan lupa untuk subscribe channel ini, dan klik tanda lonceng, untuk menyaksikan video menarik lainnya di channel ini.
Sekali lagi terima kasih dan selamat menyaksikan.
****
Seorang gadis cantik dan juga terlihat polos namun cukup cerewet, bernama Louisa atau biasa dipanggil Lou, baru saja kehilangan pekerjaannya di sebuah kafe.
Lou mempunyai seorang kekasih bernama patrick, mereka sudah berpacaran selama bertahun-tahun.
Lou berasal dari keluarga yang sangat sederhana.
Ayahnya sudah tidak bekerja sejak lama. Kehidupan mereka sangat tergantung pada Lou.
Dalam kegalauannya, karena baru saja kehilangan pekerjaan, Lou mencoba mencari pekerjaan baru.
Sampai akhirnya ia mendapatkan tawaran pekerjaan untuk menjadi seorang perawat di rumah pengusaha besar nan kaya raya.
Lou harus bekerja untuk merawat seorang laki-laki lumpuh bernama William atau biasa disapa Will.
Will adalah seorang laki-laki tampan, yang mengalami lumpuh pada hampir seluruh anggota tubuhnya.
Will menderita kelumpuhan semenjak ia mengalami sebuah kecelakaan.
Kecelakaan itu, telah merenggut kehidupan Will yang sempurna.
Dulunya Will adalah laki-laki yang tempan dan gagah. Kehidupannya yang mewah sangat mendukung penampilannya.
Kehilangan kehidupan yang sempurna itu, membuat Will menjadi laki-laki yang kasar dan terkesan dingin.
Menurut cerita Ibu Will pada Lou, sudah banyak perawat yang mengundurkan diri karena tidak tahan dengan sikap Will yang keras kepala dan cuek.
Ibu Will sangat berharap agar Lou mampu bertahan untuk merawat Will.
Kesan pertama yang Lou rasakan saat bertemu Will pertama kali memang sangat mengjengkelkan.
Namun karena Lou sangat butuh pekerjaan itu, ia pun berusaha bersikap sabar menghadapi Will.
Sikap Will yang kerasa kepala dan kasar membuat Lou hampir menyerah.
Hingga pada suatu kejadian, Will mengamuk, karena mengetahui kalau pacarnya akan menikah dengan sahabatnya sendiri.
Lou yang menyaksikan hal tersebut, merasa mulai perihatin terhadap nasib Wil.
Namun Wil tidak mau dikasihani, ia menumpahkan kemarahannya pada Lou, yang membuat Lou akhirnya menangis dan mengatakan bahwa ia terpaksa menerima pekerjaan tersebut, karena ia sangat membutuhkan uang, untuk menghidupi keluarganya.
Mendengar pernyataan Lou yang jujur itu, Wil merasa tersentuh.
Ia mulai merasa kasihan pada Lou, yang membuat ia mulai membuka diri akan kehadiran Lou.
Hubungan mereka berdua pun mulai membaik.
Apa lagi setelah Wil mengetahui bagaimana kehidupan Lou sebenarnya.
Kehidupan Lou yang menoton dan harus menjadi tulang punggung bagi keluarganya, membuat Wil semakin menyukai sosok Lou.
Mereka semakin akrab.
Sampai akhirnya Lou mengetahui, kalau kelumpuhan yang dialami Will, ternyata sudah tidak bisa disembuhkan lagi.
Lou mulai mengerti mengapa Wil menjadi sosok yang kasar selama ini.
Namun Lou menjadi terpukul, saat mengetahui, bahwa ternyata Will telah mendaftarkan diri pada sebuah organisasi bunuh diri di Swiss.
Lou pun mempertanyakan hal tersebut kepada ibu Will.
Ibu Will menceritakan, bahwa Will pernah hendak bunuh diri karena penyakitnya tersebut.
Will juga mengancam akan melakukan bunuh diri, kalau ibu dan ayahnya tidak menyetujui permintaan Will untuk mendaftarkan diri pada organisasi bunuh diri tersebut.
Ibu dan ayah Will terpaksa menyetujui permintaan tersebut. Namun Ibu Will meminta pada Will, untuk memberi mereka kesempatan selama 6 bulan, untuk bisa merubah pikiran Will.
Mengetahui hal tersebut, Lou merasa sangat kecewa. Ia harus merawat orang yang akan melakukan bunuh diri.
Lou sempat ingin mundur, namun seorang saudara perempuannya, justru menyarankan ia untuk tetap melanjutkan pekerjaan tersebut.
Selain karena memang keluarga mereka sangat membutuhkan uang, saudara perempuannya ini juga berharap Lou bisa mengubah keputusan Will tersebut.
Lou pun membuat berbagai rencana, untuk membuat Will bisa menikmati sisa-sisa hidupnya, dan di sisi lain Lou berharap kalau Will akan berubah pikiran.
Mereka pun melakukan banyak hal, mulai dari menonton pacuan kuda, menonton konser musik, dan bahkan mereka sepakat untuk menghadiri pesta pernikahan mantan pacar Will.
Hingg suatu hari, Lou pun mengundang Will untuk datang ke rumahnya, pada hari ulang tahun Lou.
Will pun datang, dan bertemu dengan keluarga Lou dan juga pacar Lou.
Patrick, pacarnya Lou, terlihat cemburu akan kedekatan Lou dengan Will.
Apa lagi, Will sempat memberikan hadiah untuk Lou. Sebuah hadiah yang selama ini memang menjadi sesuatu yang sangat Lou inginkan.
Sejak saat itu, hubungan Lou dan Patrick mulai tidak membaik.
Namun Lou yang sudah terlanjur menyukai Will, lebih memilih untuk mempertahankan pekerjaannya.
Lou pun merencanakan sebuah perjalanan luar negeri bersama Will.
Lou masih berharap, hal-hal seperti itu, bisa mengubah pikiran Will.
Bersama seorang dokter pribadi Will, mereka pun pergi ke sebuah tempat yang sangat romantis.
Disana mereka pun sangat terlihat bahagia. Will terlihat sangat menikmati perjalanan tersebut.
Demikian juga Lou.
Lou bahkan dengan terang-terangan mengungkapkan perasaannya pada Will.
Will menyambut kehadiran Lou dengan perasaan bahagia.
Namun Will pun berkata jujur kepada Lou, tentang rencana bunuh dirinya kepada Lou.
Lou mengatakan kalau ia sudah mengetahuinya, dan berharap Will mau membatalkan rencana tersebut.
Tapi Will ternyata sudah bulat dengan keputusannya. Ia tidak ingin membuat Lou kecewa nantinya, dengan keadaannya tersebut.
Lou masih berusaha untuk meyakinkan Will, kalau mereka akan bahagia.
Namun Will sekali lagi menegaskan bahwa ia akan tetap melaksanakan rencananya tersebut.
Lou tentu saja kecewa, karena usahanya selama ini tidak berhasil. Dan yang paling menyakitkan bagi Lou, ialah karena ia telah terlanjur jatuh cinta pada Will.
Ia jatuh cinta pada pria yang sebentar lagi akan melakukan bunuh diri.
Sepanjang perjalanan pulang, Lou tidak berbicara sepatah kata pun pada Will.
Sesampai di bandara, mereka pun disambut dengan perasaan penuh harap dari ibu dan ayah Will.
Tapi Lou mengatakan pada sang Ibu, kalau ia tidak berhasil membujuk Will, yang membuat sang Ibu merasa terpukul.
Lou kecewa dan segera kembali ke rumah. Lou menceritakan semua itu, kepada ayah dan ibunya di rumah.
Ayah Lou, yang ternyata diam-diam telah di beri pekerjaan oleh Will, mencoba membujuk Lou, untuk mau menemui Will lagi.
Ia ingin Lou tetap mendampingi Will, di saat-saat terakhir hidupnya.
Lou pun mengikuti saran sang ayah. Ia pun kembali mendatangi Will.
Kehadiran Lou, membuat Will kembali terlihat ceria.
Will mengatakan, bahwa enam bulan terakhir hidupnya adalah saat paling bahagia yang pernah ia jalani.
Lou berusaha menikmati moment-moment indah terakhirnya bersama Will.
Cerita pun berakhir, dimana Lou terlihat sedang membaca surat dari Will, yang telah meninggalkan Lou dengan rencana bunuh dirinya.
Will menyatakan dalam surat tersebut, kalau ia mewariskan sejumlah uang kepada Lou, untuk dapat ia gunakan untuk menggapai segala impiannya selama ini.
Will ingin Lou menikmati hidupnya, dan bisa hidup lebih baik, serta berhenti menjalani kehidupan yang menoton.
Film ini seakan mengajarkan kepada kita, bahwa kekuatan cinta tidak selalu bisa mengubah apa pun.
Bahwa cinta terkadang harus bisa merelakan, karena cinta tidak selamanya harus bersama.
Demikian ringkasan cerita film "me before you".
Lebih dan kurangnya saya mohon maaf.
Terima kasih sudah menonton sampai selesai, semoga terhibur.
Salam hangat untuk kalian semua, dan sampai jumpa lagi.
******

Komentar
Posting Komentar