Langsung ke konten utama

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Iklan

Sinopsis cerita film "I Still Believe..."

Diangkat dari kisah nyata seorang bintang musik rohani Jeremy Camp, film I Still Believe menghadirkan cerita mengenai perjalanan cinta, kehilangan, dan harapan yang secara emosional menginspirasi banyak orang. Ber-genre drama romantis, film yang disutradarai oleh Erwin Brothers ini berhasil membuat saya hanyut dalam suasana hingga sedikit meneteskan air mata selama pemutaran film berlangsung.  Namun, seperti apa alur kisah film ini sebenarnya?

 

Berikut ulasan selengkapnya!

Namun sebelumnya, jangan lupa untuk subscribe channel ini dan klik tanda lonceng untuk menyaksikan video-video menarik lainnya di channel ini.

Terima kasih dan selamat menyaksikan...

Kisah berawal dari kehidupan seorang pemuda yang mempunyai bakat musik yang ia peroleh dari sang ayah.

Pemuda tampan yang bernama Jeremi ini, atas dukungan keluarganya, akhirnya memutuskan untuk melanjutkan study nya ke sebuah sekolah musik, untuk lebih mendalami bakatnya tersebut.

Di sekolah musik itulah Jeremi bertemu dengan Jean-Luc. Seorang penyanyi senior yang sudah sangat terkenal di sekolah tersebut.

Jeremi yang memang sudah lama mengagumi sosok Jean-Luc, berusaha mendekati Jean.

Jean yang merasa terkesan dengan kemampuan bernyani Jeremi dan juga keterbukaannya, mulai membuka diri akan kehadiran Jeremi, dan bahkan Jean lah yang akhirnya menjadi pembimbing Jeremi dalam karier bernyanyi-nya.

Sementara itu, di sekolah tersebut, Jeremi juga bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Melissa.

Diam-diam Jeremi pun mengagumi Melissa yang ternyata juga sangat menyukai musik.

Jeremi pun mulai mendekati Melissa hingga bahkan mereka pun saling tertarik.

Belakangan Jeremi akhirnya tahu, kalau ternyata Melissa dan Jean sudah lama saling kenal.

Dan menurut cerita Melissa, Jean sebenarnya sangat mencintai Melissa.

Namun Melissa menganggap Jean hanyalah seorang sahabat.

Jeremi dan Melisa semakin dekat, dan akhirnya mereka pun saling jatuh cinta.

Namun, meskipun mereka akhirnya pacaran, Melisa tidak ingin hubungannya dengan Jeremi di ketahui oleh Jean. Karena ia tidak ingin melukai perasaan Jean.

Hubungan indah antara Jeremi dan Melissa terjalin secara sembunyi-sembunyi.

Tapi akhirnya Jean pun memergoki mereka berdua, yang membuat Jean patah hati.

Jeremi dan Melisa berusaha menjelaskan semuanya kepada Jean, namun Jean sudah terlanjur sakit hati.

Melisa yang memang sudah sangat dekat dengan Jean, merasa sangat bersalah.

Hingga akhirnya Melisa jatuh sakit.

Jeremi yang saat itu sedang berada di kampung halamannya, mendapat kabar dari Jean, bahwa Melissa masuk rumah sakit.

Jeremi segera mengunjungi Melisa, dan dari sana ia akhirnya tahu, kalau ternyata Melisa mengidap penyakit kanker stadium akhir.

Jeremi yang sudah terlanjur jatuh cinta kepada Melisa, berusaha menghibur Melissa agar tetap tegar.

Namun Melissa yang menyadari bahwa usianya sudah tidak lama lagi, tentu saja merasa sangat sedih.

Apa lagi ia sebenarnya juga sangat mencintai Jeremi.

Jeremi yang sudah mulai sukses dalam karier nya itu, akhirnya memutuskan untuk segera menikahi Melissa yang sedang sekarat itu.

Ayah dan Ibu Jeremi sempat tidak setuju, karena Jeremi masih sangat muda.

Namun melihat kesungguhan Jeremi, sang ayah dan Ibu akhirnya luluh.

Jeremi dan Melissa pun melangsungkan pernikahan, meski Melissa masih dalam keadaan sakit.

Setelah menikah, Jeremi terus berusaha untuk meyakinkan Melissa, bahwa ia pasti masih bisa sembuh. Meski dokter sudah memvonis, kalau penyakit kanker Melisa sudah tidak bisa disembuhkan lagi.

Dalam usahanya, Jeremi pun meminta kepada seluruh penggemarnya, untuk turut mendo'akan sang istri, agar diberi keajaiban untuk bisa pulih kembali.

Berkat do'a semua orang, tiba-tiba sebuah mukjizat terjadi.

Kanker yang bersarang di tubuh Melisa secara ajaib dinyatakan telah hilang oleh para dokter.

Melisa di nyatakan sembuh total dari kanker tersebut.

Kabar tersebut tentu saja, membuat Melissa, Jeremi dan semua keluarga merasa bahagia.

Keyakinan Jeremi akan kesembuhan sang istri, benar-benar terbukti.

Sebuah keajaiban benar-benar terjadi dalam hidup mereka.

Jeremi dan Melisa akhirnya bisa menikmati kebahagiaan mereka, sebagai sepasang suami istri.

Namun ternyata, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama.

Suatu hari, Melisa kembali mengalami sakit, yang membuat ia harus masuk rumah sakit lagi.

Dan akhirnya dokter mengatakan, bahwa kanker yang sempat dinyatakan hilang itu, ternyata sudah kembali bersarang di tubuh Melissa.

Dan bahkan semakin parah dan tidak bisa diobati lagi.

Jeremi kembali merasa terpukul.

Harapannya yang baru saja mulai tumbuh, kini harus terpuruk kembali.

Hingga beberapa hari kemudian, Melissa pun akhirnya meninggal.

Jeremi semakin frustasi. Ia kehilangan gairah hidup.

Ia mulai putus asa.

Hingga akhirnya ia menemukan sebuah surat, yang sengaja Melissa tinggalkan untuknya di dalam sebuah gitar.

Di dalam surat tersebut, Melisa menceritakan, bahwa betapa ia bahagia hidup bersama Jeremi selama ini. Dan ia berharap, agar Jeremi bisa mengikhlaskan kepergiannya.

Jeremi pun kembali bangkit dari keterpurukannya.

Ia mulai meniti kariernya lagi. Mencoba mengikhlaskan kepergian sang istri.

Mencoba meyakini bahwa selalu ada harapan dalam setiap kesulitan.

Film ini seakan mengajarkan kita, bahwa do'a dan harapan akan mampu mengubah apa pun.

Selama kita percaya, maka tidak ada yang mustahil. Apa pun bisa terjadi.

Namun pada akhirnya, kita juga harus bisa merelakan, jika sesuatu yang paling berharga dalam hidup kita harus pergi.

Hidup tidak selamanya tentang keindahan.

Hidup juga tentang kepedihan dan penderitaan.

Namun percayalah, selalu ada hikmah di balik setiap kejadian.

Demikian, ringkasan cerita film I Still Believe ini, lebih dan kurangnya saya mohon maaf.

Terima kasih sudah menyimak sampai selesai, semoga terhibur.

Salam hangat untuk kalian semua dan sampai jumpa lagi.

*****


Baca juga :

Sinopsis film "me before you"

Alur film escape room

Sinopsis film Unfaithful

Sinopsis film Match Point

Deskripsi film The Hidden Face

Alur cerita film, the boondock saint

Komentar

Iklan

Postingan populer dari blog ini

Sedang terpuruk? Lakukan 7 hal ini untuk bisa bangkit dengan cepat!

Dalam hidup, hampir setiap orang pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Merasa dirinya tak berguna, merasa dirinya gagal, merasa tak ada lagi yang bisa ia lakukan. Merasa tidak ada lagi jalan keluar dari persoalan yang sedang di hadapinya. Semuanya terasa berantakan, semuanya terasa hancur. Tak ada lagi semangat untuk melakukan apa pun. Bahkan sudah tak ada lagi gairah untuk melanjutkan hidup. Perasaan ingin menyerah, perasaan ingin berhenti dan bahkan perasaan ingin mengakhiri hidup. Berada pada titik nadir atau pun titik terendah dalam hidup, memang sangat menyakitkan. Merasakan kesedihan yang teramat dalam dan berkepanjangan. Tak tahu lagi arah mana yang akan di tuju. Semua jalan terasa buntu, hidup terasa sia-sia dan tak bermakna. Namun percayalah, bahwa setiap orang pernah mengalami hal tersebut, tak peduli siapa pun itu. Hanya mungkin cara setiap orang menghadapinya tidaklah sama. Ada yang tidak mau terlalu lama larut dalam kondisi tersebut, dan ada juga yan...

Renungan Kehidupan : Kehendak-Nya pasti terjadi, Sebuah argumen tentang kita, dan Badai Fitnah

“ Kehendak-Nya Pasti Terjadi “ Janganlah kau mengeluh tentang sesuatu bencana yang menimpa-mu kepada siapapun, baik kepada kawan maupun lawan. Jangan pula menyalahkan Tuhan-mu atas semua takdir-Nya bagimu, dan atas ujian yang ditimpakan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya atasmu. Beritakanlah semua kebaikan yang dilimpahkan-Nya kepadamu, dan segala puji syukur atas semua itu. Kedustaanmu menyatakan puji syukurmu atas sesuatu rahmat yang sesungguhnya belum datang kepadamu, lebih baik ketimbang cerita-cerita mu perihal kepedihan hidup. Adakah ciptaan yang sunyi dari rahmat-Nya ? Allah Swt berfirman : “ Dan jika kamu hitung nikmat-nikmat Allah, kamu takkan sanggup menghitungnya.” (QS. 14 : 34). Betapa banyak nikmat yang telah kau terima dan tak kau sadari ! Jangan merasa senang dengan ciptaan, jangan menyenanginya, dan jangan menceritakan hal ihwal mu kepada siapapun. Cintamu harus kau tujukan hanya kepada-Nya. Merasa senanglah dengan-Nya, dan men...

Mengenal sosok Barry Prima aktor laga jadul Indonesia era 80-an

  Anda yang lahir di tahun 80-an, mungkin tidak asing dengan nama aktor laga Barry Prima . Namanya wara-wiri di berbagai film action di Indonesia kala itu. Barry Prima sangat identik dengan aksi-aksi laga yang dia bintangi pada eranya. Menginjak masa tua, eksistensi Barry prima pun belum luntur. Kemampuan akting Barry prima bukan hanya apik dalam memerankan aksi, dia juga pernah berperan sebagai sosok ustaz di salah satu judul sinetron. Di beberapa film yang dibintangi Barry prima, ia sering disandingkan dengan artis cantik nan seksi, Eva Arnaz . Mereka sering menjadi pasangan di film panas, horor, hingga laga. Film pertama yang mempertemukan mereka adalah film horor Serbuan Halilintar pada tahun 1979. Setelah itu dilanjutkan dengan film Jaka Sembung sang Penakluk (1981), Cewek Jagoan Beraksi Kembali (1981), dan Perempuan Bergairah (1982).  Seiring dengan berjalannya waktu, benih cinta akhirnya muncul di antara mereka berdua. Barry dan ...

Iklan